Tampilkan postingan dengan label Tips an trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips an trick. Tampilkan semua postingan

Danau Batur Siap Jadi Geopark

Sabtu, 19 Maret 2011


WWW.BUDPAR.GO.IDDanau Batur di Kintamani, Bangli, Bali.

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata mengusulkan Danau Batur dan Pacitan ke Unesco sebagai geopark. Jika lolos, maka kedua kawasan tersebut menjadigeopark pertama yang diakui Unesco di Indonesia.
"Batur dan Pacitan sudah diajukan di September 2010 ke Unesco. Minta dukungan dan doa supaya bisa lolos," kata Direktur Produk Pariwisata Kemenbudpar, Acyaruddin kepada Kompas.com, Kamis (17/3/2011).
Jika dokumen yang diajukan lolos, maka tim dari Unesco datang ke kedua lokasi tersebut untuk melakukan penilaian pada bulan Juni atau Juli 2011. Sementara itu, apabila lolos maka pengumuman akan dilakukan pada September 2011. Ia menuturkan geopark merupakan branding baru konservasi.
Acyaruddin menuturkan geopark merupakan sebuah kawasan yang menampilkan proses pembentukan geologi bumi. Ia menjelaskan proses tersebut bisa jadi karena pengikisan laut, pergeseran lempeng bumi, retakan bumi, dan sebagainya. Salah satu cara untuk menentukan suatu geopark adalah dari batu yang ada di lokasi.
"Bentuk batu, kemiringan batu, fosil batu, dan lainnya. Sehingga bisa terlihat kapan dan bagaimana terjadinya. Seperti di Batur, bentuknya aneh-aneh sekali," katanya.
Geopark bisa menjadi suatu bentuk penghargaan manusia kepada proses pembentukan bumi. Namun tak hanya dari segi geologi, menurut Acyaruddin geopark penting karena menyangkut pada konservasi alam maupun manusia.
"Kalau ada pemukiman, masyarakat diminta aktif dan dididik untuk memanfaatkan geopark, jadi bukannya mereka malah digusur. Perkampungan tradisional harus dikonservasi. Community based development harus dijalankan," katanya.
Ia menambahkan agar masyarakat mau mengembangkan kawasan geopark maka harus ada rasa memiliki. Karena itu, lanjutnya, perlu ada penyuluhan terus menerus ke masyarakat.
"Harus penyuluhan supaya masyarakat paham apa manfaatnya dan apa yang akan mereka dapat dari sisi, dari segi ekonomi bagaimana," jelasnya. Sehingga, jika terjadi konservasi maka pada akhirnya dapat menunjang ekonomi masyarakat.
"Masyarakat dunia lagi gandrung ke tempat-tempat yang masyarakat dan alamnya dilindungi. Kalau destinasi peduli pada konservasi alam dan masyarakat, turis akan datang," katanya.
Karena itu, tambahnya, desa di geopark perlu ditata dan masyarajat diberdayakan untuk bekerja di etalase geopark ataupun memproduksi sesuatu untuk wisatawan.
Ia mengatakan bisa juga dengan seni budaya yang dimiliki masyarakat setempat akan menjadi nilai jual. Sehingga masyarakat itu sendiri bisa menjadi daya tarik wisata.
Etalase geopark merupakan suatu lokasi untuk menginformasikan geopark di destinasi wisata tersebut. Rencananya, etalase geopark Danau Batur adalah Desa Panelokan. Sedangkan Pantai Teleng Ria direncanakan sebagai etalase Pacitan
.

Tips Menjadi "Eco-Friendly Traveler"

Sabtu, 22 Januari 2011


Jangan meninggalkan apa pun selain jejak kaki Anda dan jangan mengambil apa pun selain mengambil foto. Tentu kalimat ini pernah Anda dengar, tetapi apakah Anda lakukan saat sedang berwisata? Menjadi eco-friendly traveler alias wisatawan yang ramah lingkungan, sebenarnya mudah saja. Tidak percaya? Coba ikuti tips berikut:
Menyimpan dan mengumpulkan sampah Jika saat berwisata Anda ingin membuang sampah tapi tidak ada tempat sampah yang tersedia, maka simpan saja dulu di mobil, di dalam tas, atau saku Anda. Jangan membuang sampah sembarangan. Setiba Anda di hotel atau tempat lain seperti stasiun pengisian bahan bakar untuk umum, barulah Anda kumpulkan sampah-sampah itu dan buanglah ke tempat sampah.
Tidak memetik atau merusak tanaman Bunga bermekaran memang tampak menggoda untuk dipetik. Tetapi, hal ini hanya akan merusak lingkungan. Jangan memetik apalagi sampai merusak tanaman yang Anda temui saat berwisata. Biarkanlah apa adanya.
Tidak mengganggu habitat binatang, apalagi membunuh Sering kali tindakan sepele saat berwisata malah dapat membunuh binatang. Misalnya, saat sedang liburan di pantai, wisatawan suka mengambil kerang-kerang yang bersembunyi di pasir. Banyak dari kerang ini yang sebenarnya masih hidup dan dengan membawanya pulang hanya akan membuat mereka mati.

Hindari penggunaan bensin yang berlebihan Cobalah berkelana menggunakan angkutan umum. Selain tidak ikut menyumbang polusi udara, Anda juga bisa merasakan petualangan seru. Alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda.

Tips Liburan Kreatif


Bosan dengan mal sebagai pilihan berlibur di akhir pekan? Alternatif tempat wisata untuk penduduk Jakarta dan beberapa kota besar lainnya terkadang menjemukan. Tapi jika Anda jeli dan berpikir kreatif, ada banyak tempat dan cara yang bisa menjadi pilihan wisata Anda. Berikut tips sederhana yang bisa Anda terapkan. Tips ini juga bisa Anda gunakan saat berwisata ke luar kota.
Wisata Karya
Jika Anda biasanya berplesir ke objek-objek yang menawarkan pemandangan indah atau sekedar berbelanja, tidak ada salahnya kini Anda mencoba prakarya. Di Jakarta misalnya, Anda bisa belajar membuat batik yang biasa diselenggarakan di Museum Tekstil.
Wisata Sejarah
Saat berkunjung ke situs bersejarah, jangan hanya sekadar melihat-lihat dan berfoto narsis saja. Tapi coba Anda korek informasi mengenai tempat bersejarah yang Anda kunjungi. Minta bantuan pengelola tempat tersebut untuk menjelaskannya pada Anda. Umumnya museum dan tempat bersejarah memilikitour guide. Lalu, tulislah mengenai kunjungan Anda di blog pribadi sehingga Anda bisa selalu mengingat cerita mengenai tempat tersebut.
Ambil Peta dan TunjukApakah Anda sering menjelajahi kota tempat tinggal Anda sendiri? Jika jawaban Anda 'Jarang', maka inilah saat yang tepat untuk Anda memiliki peta kota tempat tinggal Anda. Ambil peta, tutup mata Anda, dan tunjuk dengan jari secara acak di atas peta. Pergilah ke tempat yang Anda tunjuk. Akan makin asyik bila perjalanan ini Anda lakukan bersama dengan teman-teman Anda. Untuk menambah keseruan, gunakan kendaraan umum. Telusuri, jelajahi, dan nantikan kejutan-kejutan yang mungkin Anda temui di perjalanan.