Tampilkan postingan dengan label WISATA KULINER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISATA KULINER. Tampilkan semua postingan

Iga Bakar Maknyusss, Empuk Banget...!

Sabtu, 19 Maret 2011

Iga Bakar … Hm,.. mendengar namanya sudah terbayang kelezatannya. Berhubung sekarang saya tinggal di Purwokerto, sebuah kota damai di Jawa Tengah, yaaa … akhirnya berjumpa dengan teman yang ternyata baru saja buka warung makan berjudul Iga Bakar Maknyusss … Hebatnya, kawan- kawan baru saya ini sebetulnya adalah para pengusaha muda Purwokerto yang aslinya memiliki latar belakang nol soal kuliner. Tapi,…. pada hari ke 7 pembukaan warung, saya mampir dan sangat terkejut!!! Apa pasal??? Warungnya rameeeee buanget!!!
Keunggulan Iga Bakar Maknyusss
Melihat warung yang ramai sekali bahkan beberapa orang terlihat mengantre, jiwa kuliner saya pun semakin menggebu tak sabar untuk segera mencari tahu, “Apa sih yang membuat warung ini ramai?”. Dan akhirnya kutemukan beberapa alasannya.
Soal Rasa.
Bumbu yang diracik sendiri oleh Bunda Ika (salah satu pemilik warung ini) memiliki selera yang Purwokerto sekali, yaitu manis namun ada selingan panas dan gurih rempah. Ya,… Jawa Tengah memang lidahnya condong ke manis, namun di Purwokerto, manis tak melulu harus manis mutlak, melainkan harus ada gurihnya. Hal ini pulalah yang membuat lidah warga Purwokerto terasa lebih cocok pada Bumbu Iga Bunda Ika daripada beberapa resto Iga lainnya disini yang cenderung hanya manis yang ditonjolkan.
Seperti yang disebutkan salah seorang pelanggan, Reni, yang ternyata sudah 3 kali kemari (padahal warung baru buka 7 hari),  “Iganya empuk banget, nih lihat diiris pakai sendok aja sudah rontok dagingnya. Terus terutama bumbunya, manisnya itu pas, nggak bikin neg. Ini baru seleranya Purwokerto, manis tapi ada gurihnya”. Tampaknya Reni memang tak berbohong, karena saya perhatikan, ia menggunakan kawat gigi dan tampaknya sama sekali tidak ribet ketika menyantap iga yang biasanya identik dengan alot atau keras.
Begitu saya coba … wow iya, dagingnya memang super empuk. Bahkan menurut saya ini terlalu empuk untuk disebut Iga. Memotong dagingnya, sungguh tak perlu menggunakan pisau. Ketika saya tanya, Bunda Ika menjawab, “Ngga ada rahasia sih ya. Cuma Iga kita pilih daging yang terbaik dan dipresto selama 1 jam. Kalau soal bumbu, yaaaa ini resep sehari hari dirumah yang mana kan saya dan suami kan asli Purwokerto, jadi ya mungkin seleranya kebetulan sama dengan warga Purwokerto lainnya”.
Ya,… jika Anda ingin merasakan Iga Bakar Purwokerto, mungkin anda mesti mampir kesini. Karena rasa yang ditawarkan memang otentik resep keluarga yang jauh berbeda dengan rasa bumbu di tempat lain.
Harga Murah!!!
Kehebohan lain yang membuat warung ini ramai banget, menurut saya selain rasa yang pas dan daging yang empuk, juga karena harga yang murah. Bayangkan dengan Rp 10.000 kita sudah bisa menikmati Iga bakar lengkap dengan nasi putihnya. Jika mau daging yang lebih besar dikit 150 gram, kita pun cukup membayar Rp 15.000, itu sudah termasuk nasi putih!!! Wow,… luar biasa kan?
“Kebetulan kita memang pedagang daging sapi. Jadi selain bisa memilih daging yang terbaik juga harganya jatuhnya bisa dijual lebih murah dari tempat lain," begitulah sebut Mas Joko, suami Bunda Ika yang luar biasa pekerja keras. Pagi sampai malam berjualan Iga dan subuhnya sudah di pasar untuk jualan daging sapi.

Kepiting Cak Gundul

Jumat, 04 Maret 2011


YUDI/DOYANMAKAN.COM Kepiting Cak Gundul 1992.
 Namanya Cak Gundul, lucu banget ya namanya, jadi inget lagu Gundul-Gundul Pacul he-he... Tapi yang satu ini bukan lagu, melainkan restoran seafood yang terletak di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kepiting Cak Gundul sudah lumayan terkenal, tapi baru kali saya sempat mampir kesini. Buat para penggemar kepiting pasti sudah banyak yang tau tentang Cak Gundul ini. Nah bagi yang belum pernah mencobanya, silahkan datang ke sini.Gampang kok mencari Kepiting Cak Gundul, dari lampu merah seberang mal Kelapa Gading  terus saja, sampai melewati Seafood 212 terus saja, nanti ada satu Ruko yang paling ramai dan penuh dengan kepulan asap, ya itulah Cak Gundul. Setiap kali saya melintasi Cak Gundul, tempat ini selalu ramai pengunjung, parkiran mobilnya saja sampai penuh.
Kepiting Cak Gundul aslinya berasal dari daerah Pasuruan, Jawa Timur dan sudah ada sejak tahun 1992, hhmm... sudah cukup lama juga ya. Kalau saya pergi ke Jawa Timur, rasanya harus nih nyamperin Kepiting Cak Gundul yang ada di Pasuruan. Tapi berhubung sekarang sedang berada di Jakarta, ya kita cobain saja dulu yang ada di Kelapa Gading.

Mie Kedondong, Nikmat Tanpa Pengawet

Sabtu, 22 Januari 2011




KOMPAS/NINA SUSILOMi bakso pangsit di Mie Kedondong sedap di lidah karena mi yang digunakan lunak tanda kesegaran.

 Penjual mi yang bertahan hingga berpuluh tahun biasanya mampu mempertahankan kualitas hidangannya. Salah satu yang menerapkan itu adalah Mie Kedondong, depot mungil di Jalan Kedondong Lor I nomor 7C Surabaya yang setia menjamu pengunjungnya sejak 1977.
Mie bakso pangsit di Mie Kedondong sedap di lidah karena mi yang digunakan lunak tanda kesegaran. Menurut Ny Gunawan pemilik depot, mi dibuat dua kali setiap hari, pagi dan sore. Adapun depot di Kedondong Lor buka pukul 9.00-14.00 diselang istirahat dan kemudian buka kembali 16.00-21.30.
Karenanya, mi selalu segar. Selain itu, tidak ada bahan pengawet yang ditambahkan pada mi yang dibuat sendiri itu. Depot Mie Kedondong pun kini membuka cabang Di Jalan Kutai Surabaya dan Vila Bukit Mas Surabaya.

Tips Sebelum Berwisata Kuliner

Sabtu, 15 Januari 2011

Berlibur memang kurang lengkap jika belum cicip-cicip alias berwisata kuliner. Mencoba berbagai menu unik dan enak pasti jadi incaran saat Anda berwisata di satu tempat yang menarik. Nah, jika Anda berniat untuk berwisata kuliner, perhatikan hal-hal berikut:

 
Alergi Sebelum memakan suatu makanan yang tampak asing di mata Anda, pastikan dulu Anda mengetahui makanan tersebut terbuat dari bahan apa. Jika Anda punya sejarah alergi pada bahan makanan tertentu, Anda perlu menegaskan pada pelayan mengenai bahan yang terkandung di dalam masakan tersebut. Begitupula dengan kehalalan dari menu itu.